Foto: Kasi Pemerintahan Desa Kecamatan Cimalaka, Yayat Sukarya, memberikan penjelasan kepada warga mengenai mekanisme Pilkades Serentak secara digital 2026 dalam kegiatan kampanye damai di Desa Serang, Sabtu (24/10/2026). ***
SUMEDANG, FORKOWAS.COM - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara Digital Tahun 2026 di Kabupaten Sumedang memasuki masa kampanye. Di Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, dua calon kepala desa, yakni nomor urut 1 Jamaludin Nur Rohman dan nomor urut 2 Welly Sanjaya, melaksanakan kampanye damai selama tiga hari, 22–24 Oktober 2026.
Kampanye dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah dusun, dimulai Kamis (22/10/2026) di Dusun Sukamanah, Lingkungan Sukamanah, dan Dusun Sukaasih, Lapang Ibu Ratna. Pada Jumat (23/10/2026), kegiatan berlangsung di Dusun Cikaramas, Masjid Al-Hikmah, Dusun Serang, Lingkungan Warung Teh Enung, serta Dusun Malangbong, Garasi Pak Lukman.
Sementara pada Sabtu (24/10/2026), kampanye dilaksanakan di Dusun Pasantren, MDA Pasantren, Lingkungan Pesantren, dan dilanjutkan di Dusun Sudapatih, Lingkungan Sudapatih.
Dalam kegiatan di MDA Pasantren, kedua calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi di hadapan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Cimalaka, Bhabinkamtibmas Desa Serang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta warga setempat.
Ketua Panitia Pilkades Desa Serang, Yayan Widaya, mengatakan pelaksanaan kampanye damai di sejumlah titik berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti tahapan Pilkades.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kampanye damai berjalan lancar, aman, dan damai. Masyarakat yang kami kunjungi juga sangat antusias mengikuti tahapan Pilkades serentak ini,” ujarnya.
Yayan menjelaskan, kampanye dilaksanakan melalui pemaparan visi dan misi tanpa orasi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga suasana tetap kondusif menjelang masa tenang pada 25–27 Oktober 2026.
Selain itu, panitia terus menyosialisasikan mekanisme pemungutan suara secara elektronik atau digital kepada masyarakat. Berdasarkan hasil sosialisasi dan simulasi, sekitar 70–80 persen warga dinilai telah memahami sistem yang akan digunakan.
“Kami berharap para calon dan seluruh pendukungnya dapat menahan diri serta menjaga persaudaraan selama masa tenang, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Jamaludin Nur Rohman Usung Pemerintahan Transparan dan Desa Mandiri
Calon kepala desa nomor urut 1, Jamaludin Nur Rohman, menyampaikan gagasan untuk mewujudkan Desa Serang yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Ia menilai tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, profesional, dan dekat dengan masyarakat menjadi fondasi utama pembangunan desa.
Menurut Jamaludin, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus mengutamakan manfaat, pemerataan, kualitas, serta keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Dalam pemaparannya, ia menawarkan sembilan arah program, meliputi penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan yang merata dan berkualitas, optimalisasi aset serta kemandirian desa, penguatan pertanian dan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi kreatif dan digital, kolaborasi dengan program pemerintah, pelestarian budaya, pemberdayaan olahraga dan generasi muda, serta pembangunan desa yang adaptif dan berkelanjutan.
Jamaludin juga menyampaikan komitmen untuk menghadirkan mobil siaga bagi masyarakat Desa Serang dalam 100 hari kerja apabila terpilih.
Ia menegaskan bahwa kontestasi Pilkades bukan semata-mata tentang menang atau kalah, melainkan kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan desa.
“Tujuan akhir kita adalah sama-sama bermanfaat untuk kemajuan Desa Serang. Desa yang kita cintai harus kita jaga dan bangun bersama untuk hari ini, hari esok, dan generasi yang akan datang,” ungkapnya.
Welly Sanjaya Targetkan Desa Serang Maju pada 2034
Sementara itu, calon kepala desa nomor urut 2, Welly Sanjaya, mengusung visi mewujudkan Desa Serang maju pada 2034 dengan menitikberatkan pada kemandirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya mengoptimalkan aset desa sebagai sumber pendapatan asli desa, disertai pengelolaan keuangan yang transparan, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Welly juga menyoroti profesionalisme aparatur desa dalam memberikan pelayanan publik serta perlunya kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk mendukung pembangunan desa.
Sejumlah program yang disampaikan di antaranya peningkatan infrastruktur, pemberdayaan UMKM, perluasan kesempatan kerja melalui pelatihan dan pemagangan, peningkatan kualitas rumah tinggal, serta pengembangan potensi ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
Menurutnya, desa perlu lebih aktif menjalin kemitraan dan menangkap peluang dari berbagai program pemerintah agar pembangunan tidak hanya bergantung pada dana transfer, tetapi juga didukung oleh potensi dan sumber pendapatan desa sendiri.
Welly berharap seluruh gagasan tersebut dapat menjadi landasan untuk mewujudkan Desa Serang yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Panitia Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Pilkades Serentak secara Digital Kabupaten Sumedang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026. Setelah masa kampanye berakhir, seluruh calon dan pendukung diharapkan mematuhi ketentuan masa tenang pada 25–27 Oktober 2026.
Panitia Pilkades Desa Serang mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan, serta menghormati pilihan masing-masing warga.
Dengan demikian, pelaksanaan Pilkades Digital di Desa Serang diharapkan berjalan lancar, demokratis, dan sukses tanpa ekses demi terwujudnya pemerintahan desa yang lebih baik. ***